IndramayuJeh
IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh

5 Ribu Beras Impor Vietnam Menumpuk di Gudang Bulog Indramayu

5 Ribu Beras Impor Vietnam Menumpuk di Gudang Bulog Indramayu

INDRAMAYU – Sebanyak 5 ribu ton beras impor dari Vietnam hasil pengadaan tahun 2018 masih tersimpan di gudang Bulog Cabang Indramayu.

Kepala Perum Bulog Cabang Indramayu, Dadan Irawan mengatakan, kualitas dari beras impor itu sekarang ini sudah turun mutu.

“Mungkin karena sudah lama, hampir tiga tahun tersimpan,” ujar dia, Rabu (24/03/2021)

Kondisi beras impor ini pun menjadi kekhawatiran karena menyebarkan hama ke stok baru mengingat usianya yang sudah terlalu lama. Saat disinggung apakah beras impor tidak laku di pasaran, Dadan Irawan pun tidak memungkiri hal tersebut.

Anggota Komisi IV DPR RI, Ono Surono turut membenarkan melimpahnya stok beras impor pengadaan tahun 2018 yang tersimpan di gudang-gudang milik Bulog.

Dari hasil laporan yang diterima Komisi IV, nyaris semua beras impor di gudang Bulog dalam kondisi turun mutu atau terjadi kerusakan.

Anggota Komisi IV DPR RI, Ono Surono mengkritik kebijakan Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi yang membuka impor beras.

Terlebih kebijakan tersebut menurutnya diambil secara sepihak tanpa melakukan rapat koordinasi terlebih dahulu dengan pihak lain, termasuk Menteri Pertanian dan Bulog.

Ono Surono pun dengan tegas meminta agar Mendag segera mencabut kebijakan tersebut karena akan sangat merugikan kaum petani.

“Komisi IV, terutama saya yang asli Indramayu, Indramayu ini merupakan lumbung pangan nasional, saya tidak akan rela apabila petani-petani di Indramayu mengalami kerugian karena impor beras ini,” ujar dia

Ono Surono mengatakan, sebelum isu ini terealisasi, petani sudah merasakan dampaknya. Hal ini ditandai dengan anjloknya harga gabah di tingkat petani, di Kabupaten Indramayu harga gabah kering basah (GKB) bahkan hanya dihargai Rp 3.300-3.500 per kilogram. Ia pun menilai, anjloknya harga yang belum selesai jika ditambah impor beras justru akan semakin menyengsarakan para petani. (IJnews)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

        
indramayujeh.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.