IndramayuJeh
IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh

Begini Cara Bupati Indramayu Dongkrak Partisipasi Pemilih di Pemilu 2019

Begini Cara Bupati Indramayu Dongkrak Partisipasi Pemilih di Pemilu 2019

 

INDRAMAYU

Tingkat partisipasi pemilih pada setiap pelaksanaan pemilu cenderung mengalami penurunan. Agar hal tersebut tidak terjadi di Kabupaten Indramayu, Bupati, Supendi mengeluarkan Surat Edaran No 270/1170/Otda tentang Peningkatan Partisipasi Pemilih pada Pemungutan Suara Pemilihan Anggota DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, DPRD Kab/Kota, serta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Indramayu, Supendi ketika memberikan arahan pada Pembinaan RT/RW se-Kabupaten Indramayu di Gedung Puspihat Indramayu, Senin (15/4/2019).

Dalam surat edaran tersebut, bagi kepala SKPD yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat 24 jam seperti rumah sakit, puskesmas, damkar, perhubungan, keamanan dan ketertiban, agar diatur sedemikian rupa sehingga pemungutan suara dapat berlangsung dan pelayanan masyarakat tidak terganggu.

“Para ASN di SKPD dan kecamatan harus menggunakan hak pilihnya pada hari Rabu, 17 April 2019 mendatang,” tegas Supendi.

Kemudian, para kuwu dan lurah menginformasikan kepada masyarakatnya bahwa pada hari Rabu 17 April 2019 dilaksanakan pemilihan umum, baik melalui masjid atau mushola serta wawar keliling ke kampung-kampung.

Para kuwu juga diminta untuk menghentikan kegiatan panen serta mendorong para petani dan warga masyarakat agar datang ke TPS sebelum melakukan aktivitas lainnya. Selanjutnya menghentikan kegiatan hajatan masyarakat menjelang pelaksanaan pemilihan umum mulai H-3 dan H+3. Dan, menjaga kondisi wilayah kerjanya, agar tetap aman dsn terkendali baik sebelum maupun sesudah pelaksanaan pemilihan umum. 

Surat edaran juga ditujukan kepada BUMN/BUMD/perusahaan swasta agar mendorong seluruh karyawannya menggunakan hak pilihnya serta menyukseskan pelaksanaan pemilihan umum pada tanggal 17 April 2019.

“Bagi unit usaha yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat yang harus siaga 24 jam seperti telekomunikasi, listrik dan air, agar diatur sedemikian rupa sehingga pemungutan suara dapat berlangsung dan pelayanan masyarakat tidak terganggu. Kepada PLN juga agar tidak ada pemadaman listrik dimulai H-3 dan H+3,” tegas Supendi. 

Di hadapan para RT/RW tersebut,  bupati juga berharap agar para RT/RW bisa membujuk masyarakat untuk bisa datang ke TPS dan menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Umum 17 April 2019 mendatang. (*)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

        
indramayujeh.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.