IndramayuJeh
IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh

Belajar Teknologi Informasi, Petani Hutan Indramayu Berharap Bisa Lebih Produktif

Belajar Teknologi Informasi, Petani Hutan Indramayu Berharap Bisa Lebih Produktif

INDRAMAYU –
Lembaga Masyarakat Desa Hutan Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan ( LMDH BKPH) Indramayu mengadakan diskusi, pelatihan jurnalistik serta penyuluhan hukum, di aula Kantor BKPH Indramayu pada Selasa (29/12/2020).

Dalam kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yakni Tomi Indra Priyanto (Pemimpin redaksi Indramayujeh.com & ciremaitoday.com) serta Adi Iwan Mulyawan (Advokat). Kegiatan yang dilaksanakan oleh lembaga masyarakat desa hutan ini untuk menambah wawasan bagi petani hutan terkait perkembangan teknologi informasi di era digitalisasi.

“Petani hutan juga harus melek informasi. Mampu memanfaatkan perkembangan teknologi informasi untuk mempublikasikan produksi yang dihasilkan oleh petani hutan. Jadikan media massa baik cetak, elektronik serta online sebagai mitra untuk mempromosikan produk petani agar dapat dilirik oleh masyarakat luas baik di Indramayu, pulau Jawa bahkan sampai seantero nusantara,” kata Tomi Indra Priyanto.

Petani hutan yang melek informasi diyakini akan bisa bersaing dan mampu bertahan ditengah persaingan global. ‘Petani hutan yang menanam mangrove misalnya, bisa berkreasi untuk menciptakan produk unggulan. Promosi yang digunakan harus memanfaatkan kemajuan teknologi. Ini yang harus dimaksimalkan,” kata dia.

Dalam kesempatan ini, Tomi Indra Priyanto juga memaparkan tentang perkembangan media dari masa ke masa serta tugas dan fungsi pokok wartawan.

Sementara itu, Adi Iwan Mulyawan mengatakan setiap profesi memiliki resiko, termasuk petani hutan. Apalagi bagi kelompok petani hutan yang kerap mendapatkan bantuan dari pemerintah. “Tetap fokus dalam bekerja dan menghasilkan produk yang berkualitas untuk kesejahteraan petani dan masyarakat luas,” kata dia.

Sementara itu, Sekretaris Poktan Putra Kombayan Desa Cemara Wetan Kecamatan Cantigi, Abdul Ajid mengatakan acara yang digelar lembaga masyarakat desa hutan tersebut cukup bermanfaat. “Banyak ilmu dan wawasan baru. Poktan jadi lebih punya pemahaman yang lebih luas tentang teknologi informasi serta ilmu hukum di Indonesia,” kata dia. (IJnews)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

        
indramayujeh.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.