IndramayuJeh
IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh

Dewa Isyaratkan Tidak Maju, Peluang Sholihin Menguat

Dewa Isyaratkan Tidak Maju, Peluang Sholihin Menguat

INDRAMAYU –

Menghadapi Pilkada Indramayu 2020, DPC PKB Indramayu siap membangun koalisi dengan partai-partai lain. Diantara sekian partai yang ada, PKB sudah membangun koalisi dengan Demokrat, PKS, Nasdem dan Perindo termasuk akan membangun koalisi dengan PDIP dan Gerindra.

Ketua DPP PKB, H. Dedi Wahidi menyebutkan rekomendasi DPP sudah diberikan kepada Ketua DPC PKB Indramayu Muhamad Sholihin (MS) sebagai Bakal Calon Bupati. Dalam rekom itu, Muhamad Sholihin mendapatkan tugas untuk membangun komunikasi guna melengkapi koalisi hingga tanggal 25 Juli 2020. Pasalnya kursi di DPRD Indramayu ada 7, sementara batas minimal harus 10 kursi.

Terkait tugas itu, kata mantan Wakil Bupati Indramayu periode 2000-2005 ini berkeinginan agar pada tanggal tersebut DPC PKB bisa ke DPP untuk berkonsultasi dan melaporkan kinerja yang telah dilakukannya yakni membangun komunikasi dengan partai lain.

Menurutnya, koalisi yang sudah terbangun diantaranya dengan Demokrat, PKS, Nasdem dan Perindo dan mudah-mudahan bisa nambah lagi. Sementara dengan PDIP belum, PDIP mungkin sedang “pacaran” dengan partai lain.

“Tanggal 17 Agustus 2020 insyaallah akan dideklarasikan pasangan calon bupati wakil bupati dari koalisi partai. Dipilihnya tanggal 17 Agustus karena hari bersejarah. Hari kemenangan rakyat sehingga diharapkan menjadi kemenangan rakyat Indrmayu,” kata pria yang akrab disapa Dewa ini usai Harlah PKB ke-22 di Sekretariat DPC PKB Indramayu, Kamis (23/07/2020).

Disinggung jika DPP PKB menugaskan Dewa sebagai calon bupati, Ia mengaku dilarang oleh istri dan anaknya. Ia hanya dibolehkan menjadi penasehat bupati dan wakil bupati saja. Nah karena dilarang oleh istri dan anak itu, insya allah DPP PKB fleksibel.

“Saya mohon maaf tidak maju menjadi calon bupati Indramayu,” ujar Anggota Komisi 5 DPR RI ini.

Ketua DPC PKB Indramayu, Muhamad Sholihin membenarkan dirinya mendapatkan tugas dari DPP untuk membangun safari politik dengan partai lain. Menurutnya, koalisi dengan beberapa partai sudah terbangun namun karena pihaknya ingin head to head maka dia butuh ekspansi lagi. Insya Allah PDIP dan Gerindra akan merapat.

“Pertemuan kemarin dengan Demokrat akan kami teruskan dengan PDIP dan Gerindra. Dalam pertemuan itu kita sepakat mengusung siapa yang terbaik dan punya peluang menang. Pertemuan dengan partai koalisi insya Allah hari Jumat,” kata dia.

Menurutnya, PKB sepakat dengan koalisi yang dibangun siapa yang terbaik dan berpeluang menang dia yang akan diusung. Oleh karenanya meski dirinya mendapatkan amanah dari DPP PKB sebagai calon bupati namun karena satu bangunan kebersamaan head to head ternyata dia harus wakil. Dia akan menerimanya.

“Kita fleksibel waluapun amanat DPP harus bupati namun realita politik berbicara lain karena untuk head to head. Intinya PKB ingin menang,” tandas Wakil Ketua DPRD Indramayu ini.

Sementara itu Ketua PCNU, H. Juhadi Muhamad berharap PKB mampu memberikan manfaat pada negara dan bangsa khususnya di Indramayu. Untuk mewujudkan itu kata dia, dibutuhkan komitmen bersama baik PKB maupun partai-partai lain karena PKB masih belum mayoritas di Kabupaten Indramayu. ‘

“Agar kedepan PKB bisa lebih besar maka selaku kader harus memiliki komitmen bersama untuk membesarkan PKB. Harapannya selain bisa memenangkan Pilkada juga bisa mendongkrak perolehan kursi dari 7 kursi menjadi 12 kursi bahkan 15 kursi pada Pemilu 2024 mendatang,” harapnya. (Pro/IJnews)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

        
indramayujeh.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.