IndramayuJeh
IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh

Disnakertrans Kota Cirebon Buka Peluang Kerja Bagi Perawat di Jepang

Disnakertrans Kota Cirebon Buka Peluang Kerja Bagi Perawat di Jepang

CIREBON –

Peluang magang khususnya perawat di Jepang sangat besar. Karena Rumah sakit dan panti jompo di Jepang membuka peluang sebanyak-banyaknya untuk magang perawat bagi lulusan sekolah perawat asal Indonesia. Bahkan untuk menunjukkan besarnya peluang itu, Direktur Kaigo Jinzai Ikusei Jiogyou Cooperative and Social Walfare Corporation Nurse Keisekai, sebuah grup perusahaan yang memiliki belasan rumah sakit dan panti jompo di Jepang, mengundang Kadisnaker Kota Cirebon berkunjung ke Jepang. Grup perusahaan yang ada di Pulau Shikoku Prefektur Kagawa Jepang ini memiliki tiga rumah sakit dan 14 panti jompo.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Cirebon Agus Sukmanjaya mengatakan, jumlah perawat yang kini magang di Jepang asal Indonesia tergolong sedikit sekali, bahkan dari Kota Cirebon bisa dihitung dengan jari.

“Dari jumlah perawat yang ada, dari Indonesia hanya 36 orang dan dua orang diantaranya dari Kota Cirebon,” katanya, Minggu (14/4).

Ia melanjutkan, selain tawaran gaji yang cukup besar senilai Rp 16 juta per bulan sudah dipotong pajak dan bonus dua kali setahun masing-masing sebesar Rp 30 juta, perawat juga mendapatkan mes atau tempat tinggal dan alat transportasi gratis.

“Masa kontrak kerja tiga tahun dan dapat diperpanjang dua tahun. Perawat-perawat dari Indonesia yang sudah magang disana menyatakan puas dengan penghasilan cukup, fasilitas tempat tinggal dan alat transportasi diberikan cuma-cuma,” imbuhnya.

Dari kunjungan itu, ia berharap Pemerintah Kota Cirebon dapat mensosialisasikan kepada masyarakat dan perawat agar dapat bekerja di sana.

“Kami berharap dari Pemda juga ada perhatian, sehingga banyak pekerja dari Kota Cirebon yang terserap kesana,” ujarnya.

Walaupun harus bersaing dengan negara lain, tapi tenaga kerja asal Indonesia lebih disukai karena lebih sopan dan kulturnya pun tidak berbeda jauh dengan Jepang.

“Meski harus bersaing dengan tenaga perawat dari Filipina dan Vietnam, namun perawat dari Indonesia lebih disukai. Mereka menilai perawat asal Indonesia sangat baik dan sopan sesuai kultur di Jepang,” ungkapnya. Menurut Agus, karena sampai saat ini jumlah peminat perawat dari Indonesia masih terbatas, peluang penerimaan perawat dari Indonesia juga tidak dibatasi. (JUAN)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

        
indramayujeh.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.