IndramayuJeh
IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh

Gegara Warisan, Adik Ipar Tega Bunuh Kakak Ipar di Indramayu

Gegara Warisan, Adik Ipar Tega Bunuh Kakak Ipar di Indramayu

INDRAMAYU –

Menjelang tengah malam, Minggu (7/3) Desa Pengauban, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, dibuat kaget dan geger adanya kabar seorang ibu rumah tangga tewas dibunuh.

Korban bernama Carniyah (55 tahun). Ia ditemukan tergeletak bersimbah darah di salah satu ruangan rumahnya di Dusun Tengah, Desa Pengauban, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu. Korban meninggal akibat dibunuh, karena terdapat luka akibat tusukan dilehernya.

Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat itu juga Petugas mendapatkan petunjuk kuat mengenai siapa orang yang melakukan perbuatan keji tersebut.

Kecurigaan petugas mengarah kepada adik ipar korban yang tak lain adalah Takmad (43 tahun). Tidak membutuhkan waktu lama, Senin dinihari Takmad berhasil ditangkap.

Seusai menghabisi nyawa kakak iparnya, Takmad bersembunyi di belakang sebuah toko obat Pranata desa setempat. Kecurigaan petugas kepada Takmad, karena adanya keterangan bahwa tersangka dengan korban sebelumnya cek cok masalah harta warisan.

Proses penangkapan terhadap tersangka Takmad, cukup dramatis. Pasalnya saat penangkapan dibantu puluhan warga. Takmad diketahui bersembunyi dibelakang toko obat tersebut, karena adanya informasi dari warga yang melihat tersangka berada disekitar toko obat itu. Setelah berhasil ditangkap, Takmad nyaris menjadi amuk warga. Namun, berkat kesigapan petugas, ia berhasil diamankan dan dibawa ke kantor Polisi.

Kapolres Indramayu AKBP Hafidh Susilo Herlambang, melalui Kapolsek Lelea AKP H. Agus Priyanto, mengatakan, kasus pembunuhan tersebut lantaran berebut harta warisan.

“Tersangka mengakui perbuatannya. Dari pengakuannya, korban yang juga kakak iparnya itu dianggap sebagai penghalang soal pembagian harta warisan. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka kita amankan untuk selanjutnya diproses hukum,” kata Agus.

Agus menjelaskan kronologi kasus pembunuhan tersebut. Perbuatan tersangka dilakukan saat korban tengah tertidur lelap di kamarnya. Sebelum membunuh, tersangka yang tinggal serumah dengan korban itu asyik menonton tivi. Tanpa diduga, malam itu juga tersangka beranjak dari tempatnya lalu mengambil pisau,kemudian menuju kamar kakak iparnya itu (korban red).

Melihat korban yang tertidur pulas, tersangka kemudian menusukan pisaunya ke leher korban. Karuan saja, korban pun langsung terbangun dan menjerit minta tolong. Namun, akibat luka tusukan saat itu juga korban kemudian ambruk dan tak berdaya lalu meninggal dunia. Seusai melakukan aksinya, saat itu juga tersangka kabur dan bersembunyi dibelakang sebuah toko obat desa setempat. (IJnews)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

        
indramayujeh.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.