IndramayuJeh
IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh

Kasus COVID-19 Masih Tinggi, Belajar Mengajar di Indramayu Masih Pakai Daring

Kasus COVID-19 Masih Tinggi, Belajar Mengajar di Indramayu Masih Pakai Daring

INDRAMAYU –

Proses kegiatan belajar mengajar (KBM) semester genap tahun 2021 yang dimulai tanggal 11 Januari 2021 mendatang diputuskan masih menggunakan metoda dalam jaringan (Daring). Keputusan ditetapkannya metoda daring berdasarkan hasil rapat bersama dengan Satgas COVID-19. Pertimbangannya karena kasus pandemi COVID-19 di Kabupaten Indramayu masih tinggi.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, H. Caridin mengatakan saat rapat bersama dengan Satgas COVID-19 itu pihaknya menyiapkan dua opsi. Pertama pembelajaran tatap muka, untuk pembelajaran tatap muka itu segala kebutuhan, acuan dan prosedur telah disiapkan. Opsi kedua pembelajaran daring. “Dari dua opsi itu semuanya dikembalikan berdasarkan keputusan bupati,” kata dia.

Menurutnya, karena kasus pandemi COVID-19 masih tinggi maka bupati memutuskan proses KBM masih tetap menggunakan daring dan pembelajaran tatap muka ditunda dulu. “Berdasarkan hasil evaluasi rapat bersama dengan Satgas COVID-19 Kabupaten Indramayu disepakati proses pembelajaran masih tetap dilakukan dengan daring. Pertimbangannya karena kondisi pandemi COVID-19 masih tinggi,” kata Caridin di kantornya, Selasa (05/01/2021).

Masih dilakukannya pembelajaran daring sambungnya, semata-mata untuk menjaga keselamatan peserta didik, keselamatan guru, masyarakat dan komunitas pendidikan lainnya agar tidak terjadi klaster baru di dunia pendidikan. “Kami memberikan motivasi kepada para guru, siswa untuk tetap semangat belajar secara daring,” sebutnya.

Dikatakan, pihaknya terus mengevaluasi hasil kajian sebelumnya. Intinya, hal-hal yang baik akan terus ditingkatkan. Hal itu sebagai salah satu upaya pihaknya untuk terus memberikan suport kepada teman-teman guru untuk berkreasi dan berinovasi.

Terkait kreasi dan inovasi itu sambung Caridin, pihaknya mengapresiasi teman-teman guru di SMPN Unggulan Sindang yang telah mampu melahirkan Solusi Belajar Bahasa Inggris di Masa Pandemi (Si Belmi). Dengan aplikasi Si Belmi siswa tetap semangat belajar dan tidak merasa bosan belajar daring di masa pendemi ini.

“Dengan munculnya Si Belmi semoga bisa memotivasi teman-teman guru lainnya untuk terus berkreasi. Aplikasi itu bisa diunduh di play store dan bisa dipelajari oleh siswa, masyarakat serta siapapun yang mau belajar,” ujar Sekretaris Dinas Pendidikan ini.

Dalam pemberlajaran daring, pihaknya bekerja sama dengan radio pemerintah yakni wahana komunikasi melalui radio RSPD, kerjasama dengan TV lokal belum ada. Alasannya selain dibutuhkan biaya besar juga tidak ada stasiun TV lokal Indramayu. Yang bisa diikuti hanya TVRI sesuai edaran Mendikbud.
Caridin menambahkan, proses pembelajaran daring berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 menteri yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan menteri Dalam Negeri.

Meski acuannya adalah SKB 4 menteri kata dia, namun pemberlajaran dimasa pandemi ini diserahkan ke kabupaten/kota masing-masing. Artinya, keputusan apakah pembelajaran itu berdasarkan tatap muka atau daring ada di bupati atau walikota. Untuk Indramayu pembelajaran masih menggunakan daring. “Berdasarkan hasil rapat bersama itu Plt. Bupati Indramayu memutuskan pembelajaran semester genap 2021 masih tetap menggunakan daring,” tambahnya. (Safaro/IJnews)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

        
indramayujeh.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.