IndramayuJeh
IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh

Keluarga Pelaku Penikaman Santri Merasa Terkucilkan, Ini Langkah Camat Lemahwungkuk

Keluarga Pelaku Penikaman Santri Merasa Terkucilkan, Ini Langkah Camat Lemahwungkuk

 

CIREBON –

Pelaku penusukan yang menewaskan seorang santri kini dalam penanganan petugas. Namun, peristiwa yang viral dan menghebohkan Kota Cirebon itu tengah memasuki babak baru.

Pasalnya, keluarga pelaku merasakan dampaknya secara langsung yakni dikucilkan oleh warga sekitar tempat tinggal mereka. Kondisi ini tentu membuat keluarga pelaku merasa terasing di lingkungannya sendiri.

Untuk menetralisir suasana dan melokalisir isu agar dapat dikendalikan dan situasi kembali normal, Camat Lemahwungkuk Ma’ruf Nuryasa akan memberikan pendampingan psikologis kepada keluarga pelaku.

“Kami sudah berkoordinasi Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS) terdiri dari psikolog dan ustad yang akan memberikan pendampingan dan konseling kepada keluarga pelaku dan warga sekitar,” katanya, Senin (10/9/2019).

Menurutnya, dalam dunia kriminalitas ada yang namanya pelaku dan korban, kalau orang tua korban itu sudah pasti korban, tapi orang tua pelaku belum tentu pelaku.

“Bisa jadi, orang tua pelaku juga dikategorikan sebagai korban karena tindakan anaknya. Itulah kenapa yang kita lakukan di kecamatan menurunkan petugas konseling dan pendampingan untuk masyarakat,” ujarnya.

Mengingat, pelaku berasal dari Kecamatan Lemahwungkuk, ia memastikan bahwa program ini bukan hanya untuk pelaku dan keluarga pelaku tapi berlaku secara umum.

“Jadi kita tidak memberikan pendampingan hukum, tapi lebih kepada bagaimana memberikan pendampingan kepada anak-anak yang memiliki kecenderungan memiliki sikap yang keras, jadi berlaku untuk seluruh warga Kecamatan,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga akan memberikan pelatihan keterampilan dan peningkatan skill, sehingga akan-anak atau remaja yang putus sekolah bisa mendapat pekerjaan atau berwirausaha.

“Kami berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja yang sudah memprogramkan pelatihan-pelatihan khusus untuk anak-anak yang putus sekolah atau tidak bekerja,” pungkasnya. (Juan)

 

 

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

        
indramayujeh.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.