IndramayuJeh
IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh

LBH Ansor Tunggu Gebrakan Nina-Lucky, Kebijakan Pro Rakyat Harus Muncul di Program 100 Hari Pertama

LBH Ansor Tunggu Gebrakan Nina-Lucky, Kebijakan Pro Rakyat Harus Muncul di Program 100 Hari Pertama

INDRAMAYU –

Masyarakat Kabupaten Indramayu menaruh harapan sangat besar terhadap pasangan bupati dan wakil bupati Indramayu terpilih, Nina Agustina dan Lucky Hakim. Hal ini disampaikan oleh Ketua LBH Ansor Indramayu, Afif Rahman, terkait pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Indramayu pada 26 Februari mendatang.

Saat diskusi dengan rekan media di kantor LBH Ansor Indramayu pada Rabu (24/02/2021), Afif mengatakan euforia dan harapan itu, yang utama tentu tercermin dari bulatnya dukungan rakyat terhadap pasangan Nina-Lucky pada Pilkada 2020 kemarin. Dari pesta demokrasi akhir tahun kemarin, pasangan Nina – Lucky hadir sebagai kuda hitam.

“Namun Vox populi vox dei. Suara rakyat merupakan kehendak Tuhan. Dan Tuhan telah menakdirkan Nina-Lucky menang Pilkada Indramayu 2020,” ujar Afif.

Nina-Lucky kemarin menjadi manifestasi perlawanan rakyat Indramayu terhadap kekuasaan Partai Golkar yang sudah mengakar selama dua puluh tahun. Sehingga sangat wajar adanya sebuah harapan besar semakin menggunung terhadap pasangan tersebut.

“Silakan lihat, belum dilantik pun Nina-Lucky diminta untuk turun menyelesaikan masalah-masalah dasar di masyarakat. Mulai dari infrastruktur, kesehatan, pertanian, sampai bencana alam, keluhannya sudah ke Nina-Lucky,” terangnya.

Masalahnya kemudian, lanjut Afif, harapan rakyat ini akan menjadi pendulum yang sewaktu-waktu kembali mengayun balik setelah membawa Nina-Lucky menang Pilkada kemarin. Pendulum itu bisa kembali bahkan dengan daya rusak yang mungkin lebih besar yang akan menyeret PDI Perjuangan dan koalisi sebagai partai pengusung.

“Iya, masalahnya kedua orang ini, baik Nina Agustina maupun Lucky Hakim belum berpengalaman di dunia birokrasi dan pemerintahan. Bahkan pemerintahan dengan skala kecil. Harapan masyarakat yang terlalu tinggi itu bisa menjadi beban mereka,” ungkap pengacara di Kantor Hukum Afif Rahman dan Rekan ini.

Makanya, kata Afif, sebagai bagian dari rakyat, LBH Ansor menantikan gebrakan di 100 hari kerja dari Nina-Lucky ini. Apa yang akan dilakukan mereka untuk membawa kesejahteraan bagi rakyat Indramayu. Waktu 100 hari memang tidak mencerminkan segalanya, namun paling tidak dari situ tercermin langkah-langkah pertama yang akan diambil sebagai batu pondasi selama berlangsungnya pemerintahan mereka.

“LBH Ansor Indramayu sendiri akan selalu kritis terhadap siapapun bupati dan wakil bupatinya. Kami akan terus mengawal sampai kesejahteraan rakyat Indramayu terwujud,” tutup Afif. (IJnews)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

        
indramayujeh.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.