IndramayuJeh
IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh

Pasang 1.000 Lampu, Desa Bulak Berubah Jadi Kampung Lampion

Pasang 1.000 Lampu, Desa Bulak Berubah Jadi Kampung Lampion

INDRAMAYU –

Pemuda Blok Sana RW 05 Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu memiliki cara tersendiri dalam merayakan kemerdekaan. Ya, pemuda di kampung tersebut menyulap gang kampung menjadi lebih menarik dengan lampion dan lampu warna-warni.

Seratusan lampion dan lampu warna-warni dipasang berjejer di sepanjang salah satu gang di RW tersebut, sehingga membuat gang lebih berwarna. Tak hanya itu, sejumlah dinding rumah yang berada di gang tersebut digambar, temanya soal kemerdekaan. Wajah-wajah pejuang tertampang.

Keindahan lampipn dan lampu warna-warni itu menarik perhatian masyarakat sekitarnya. Tak sedikit masyarakat yang numpang berswafoto atau sekadar lewat untuk menikmati gemerlapnya lampion.

Salah seorang pemuda yang juga pengaggas gerakan kampung 1.000 lampion Agung Rosadi mengatakan pemasangan seratusan lampion itu berawal dari obrolan warung para pemuda. Agung menilai pemasangan lampion salah satu upaya untuk merangsang kreativitas pemuda.

“Momennya pas kemerdekaan, kita salurkan kreativitas pemuda ini melalui konsep kampung 1.000 lampion. Sumber dananya dari swadaya masyarakat, ya sumbangan masyarakat,” kata Agus, Senin (19/8).

Agung mengatakan pesta kemerdekaan harus dirayakan dengan hal yang positif. Selain merangsang kreativitas pemuda, lanjut dia, gerakan kampumg 1.000 lampion juga sebagai salah satu upaya dalam menciptakan lingkungan kampung yang nyaman dan ramah anak.

“Kalau seperti ini kan kampung kita jadi nyaman, anak-anak betah bermain di sini,” katanya.

Lebih lanjut, Agung mengaku jumlah lampion yang dipasang hanya sekitar seratusan, tak mencapai 1.000 lampion. Namun, istilah 1.000 lampion, dikatakan Agung digunakan sebagai simbol keberagaman.

“1.000 itu banyak, istilahnya simbol keberagaman. Karena tema kita itu merawat kebhinekaan dalam gemerlapnya kemerdekaan,” kata Agung.

Agung juga tak menampik gang kampungnya kini menjadi ramai setelah dipasang lampion. “Ya ada yang lewat ke sini sengaja karena pengin lihat-lihat. Ada juga yang selfie-selfie. Alhamdulillah responnya positif,” kata Agung. (IJnews)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

        
indramayujeh.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.