IndramayuJeh
IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh

Seorang Ibu Melahirkan di Indramayu Positif COVID-19

Seorang Ibu Melahirkan di Indramayu Positif COVID-19

INDRAMAYU –

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, kembali mengumumkan 2 (dua) kasus baru warga Indramayu yang terkonfirmasi positif COVID-19 setelah menerima hasil dari Laboratorium FK Unswagati Cirebon.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara saat dikonfirmasi, Kamis (11/06/2020) menjelaskan, dua orang terkonfirmasi positif tersebut yakni Ny. Y (30 tahun) dari Kecamatan Sukra dan Tn. N (39 tahun) dari Kecamatan Indramayu.
Untuk kasus Ny. Y, (30 tahun), pada hari Senin 8 Juni 2020, pasien tersebut memeriksakan kehamilannya yang sudah berumur 10 bulan ke Puskesmas Sukra. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata pasien tersebut baru kembali dari tempat tinggalnya di Jakarta.
Pasien tersebut mengeluhkan sesak nafas dan bertambah intensitasnya sehingga oleh Puskesmas dirujuk ke RSUD Indramayu dan langsung dilakukan perawatan di ruang isolasi dengan diagnosa G3P1A1 hamil 41-41 minggu, serotinus, pneumonia bacterialis. Dari hasil swab, pasien dinyatakan positif COVID-19.

“Pasien melahirkan pada hari Rabu kemarin. Kondisi ibu dan bayinya sehat,” kata Deden.
Untuk bayi, masih belum diketahui hasilnya apakah tertular COVID-19 atau tidak. Saat ini, bayi tersebut telah menjalani pemeriksaan swab. Sementara itu, sang ibu masih menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Indramayu.
Sementara itu, pasien positif COVID-19 lainnya yakni Tn. N, (39 tahun), diketahui pernah melakukan perjalanan ke Bandung. Saat menjalani rapid test, hasilnya reaktif. Kemudian dilakukan pemeriksaan swab beserta kontak eratnya pada tanggal 3 dan 8 Juni 2020. Saat ini kondisi pasien baik, tidak ada gejala apapun dan sekarang menuju RSUD Indramayu untuk dilakukan perawatan di ruang isolasi.
“Dari dua kasus tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa kasus itu imported case, dan saya menegaskan siapapun jika tidak ada keperluan mendesak untuk tidak melakukan perjalanan keluar daerah,” tegas Deden.
Dengan adanya penambahan dua kasus baru ini, maka tercatat yang telah terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 25 orang. (IJnews)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

        
indramayujeh.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.