IndramayuJeh
IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh

Sepekan, Petugas Baru Tiga Kali Lakukan Boombing Water ke Titik Karhutla Ciremai

Sepekan, Petugas Baru Tiga Kali Lakukan Boombing Water ke Titik Karhutla Ciremai

 

KUNINGAN –

Selama sepekan ini, upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan puncak Gunung Ciremai dengan Heli Water Boombing baru dilakukan sebanyak tiga kali. Selama ini, pemadaman lebih terfokus secara manual di titik api dengan menerjunkan tim gabungan.

Upaya bom air dari atas pesawat Heli Bell 412SP tercatat sudah sebanyak tiga kali, yakni pada Jumat (9/8) satu kali dan Sabtu (10/8) dua kali. Sedangkan pada hari ini, Selasa (13/8/2019), upaya bom air kembali urung dilakukan akibat terkendala kabut tebal di kawasan puncak Ciremai.

“Cuaca di Posko Palutungan berawan, namun Gunung Ciremai tertutup kabut. Heli Water Boombing Bell 412SP tidak memungkinkan untuk Water Boombing, akhirnya heli stay di helipad Palutungan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Agus Mauludin.

Menurutnya, berdasarkan pantauan personil dari Simpang Apuy puncak Gunung Ciremai, masih terdapat satu titik kepulan asap di Blok Sanghiyang rangka jalur pendakian Apuy Majalengka. Selain itu, penambahan personil dilakukan sekaligus pengiriman logistik bagi tim gabungan di pos taktis lapangan Blok Sanghiyang Ropoh dari Posko Palutungan.

“Pos taktis Sanghiyang Ropoh sebanyak 15 personil mulai pukul 06.00 WIB pagi tadi berusaha melakukan pemadaman secara manual. Titik apinya berada di Blok Sanghiyang Rangka jalur pendakian Apuy Majalengka, dan pemantauan dari puncak Ciremai,” ungkapnya.

Disebutkan, ada sebanyak 60 orang yang terlibat pada penanganan kebakaran hutan TNGC. Puluhan orang itu terdiri dari 30 orang di lapangan dan 30 orang di Posko Palutungan.

“60 orang ini berasal dari unsur BPBD Kuningan, TNI, TNGC, Polri, BNPB, BPBD Provinsi Jawa Barat, MPGC Palutungan, masyarakat dan volunter pecinta alam. Mereka tersebar di posko lapangan Palutungan, pos taktis lapangan Sanghiyang Ropoh, pos pantauan puncak Gunung Ciremai, dan pos pengamanan logistik di Pangguyangan Badak,” tutupnya. (Andri)

 

 

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

        
indramayujeh.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.