IndramayuJeh
IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh

Tim Survei Museum Geologi Bandung akan Teliti Temuan Fosil Gajah Purba di Indramayu

Tim Survei Museum Geologi Bandung akan Teliti Temuan Fosil Gajah Purba di Indramayu

INDRAMAYU

Ditemukannya fosil gajah purba, molussca, tulang belakang hiu dan kerang yang ditemukan di Desa Cikawung Kecamatan Terisi Kabupaten Indramayu pada akhir 2019 lalu, menarik minat tim survei Planologi Vertebrata Museum Geologi Bandung. Mereka akan meneliti kembali lokasi ditemukannya fosil tersebut.

“Kami akan mengecek lokasi ditemukannya fosil gajah purba, molussca, tulang belakang hiu dan kerang. Artinya fosil ini ditemukan dilapisan apa. Setelah tahu titiknya dilapisan mana, nantinya akan diketahui tentang umur fosil tersebut,” kata Ketua tim survai, Unggul Prasetio Wibowo didampingi Erik dan rombongan ketika ditemui di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Indramayu, Selasa, (23/02/2021).

Menurutnya, pihaknya sengaja mampir ke dinas selain bersilaturahmi juga meminta izin akan melakukan penelitian. Ini murni inisiatif pihaknya untuk melakukan penelitian. Jika ada temuan yang menarik akan diserahkan ke Pemkab Indramayu. “Kami tertarik dengan temuan fosil di Indramayu. Temuan ini apakah ada kaitannya dengan temuan serupa di Subang, Cirebon dan wilayah Tegal Jateng,” bebernya.

Setelah titik fosil itu ditemukan dilapisan mana, sambungnya pihaknya akan mencari potongan-potongan fosil lainnya. “Setelah dilakukan penelitian itu apakah kami akan konsentrasi di Cikawung Kecamatan Terisi atau bagaimana. Itu akan diketahui setelah dilakukan penelitian,” sebut Unggul.

Peneliti senior, Erik menambahkan, adanya temuan fosil-fosil itu menyiratkan kalau wilayah Indramayu dulunya merupakan zona/habitat gajah purba dan binatang lainnya. Pasalnya disatu kawasan (Cikawung) telah ditemukan fosil gajah purba, molussca, tulang belakang hiu dan kerang.

“Sedikit demi sedikit kami akan mengkaji temuan ini dan jika ada yang menarik dari temuan ini akan kami kontribusikan buat Pemkab Indramayu,” tambahnya.

Sementara itu, Pengelola Cagar Budaya dan Permuseuman Disbudpar Kabupaten Indramayu, Suparto Agus Tinus membenarkan kedatangan tim survai dari Museum Geologi Bandung. Kedatangan mereka kata dia akan melakukan penelitian tentang penemuan fosil gajah purba pada akhir 2019 kemarin di Desa Cikawung Kecamatan Terisi. “Mereka (tim) sangat respek terhadap temuan tersebut,” kata dia.

Karen berdasarkan informasinya, kata Tinus, fosil-fosil ini hampir sama dengan fosil yang ditemukan di Kabupaten Subang, Sumedang, Majalengka dan Cirebon. “Ada kesamaan penyebaran fosil-fosil tersebut,” katanya.

Yang pasti sambungnya, kedatangan mereka diharapkan semakin memacu Pemkab Indramayu untuk membuat museum daerah. “Temuan fosil ini merupakan salah satu calon koleksi museum daerah,” harap Tinus.

Ditambahkan, fosil yang telah ditemukan di daerah Cikawung diantanranya, fosil gajah, molusca, kerang dan tulang belakang hiu. (Safaro/IJnews)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

        
indramayujeh.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.