Next Post
bjb okt 2

Anggota DPRD Kuningan Mundur Gara-gara Merasa Tak Bisa Perjuangkan Nasib Rakyat

KUNINGAN – Kabar mengejutkan datang dari DPRD Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Pasalnya, salah satu politisi Partai Gerindra berencana akan mengundurkan diri sebagai anggota legislatif.

Bahkan, kabar itu dibenarkan langsung oleh seorang anggota dewan yang berniat mengundurkan diri, Deki Zaenal Mutaqien.

“Saya pastikan informasi itu benar, saya berencana, malah bukan rencana lagi, tapi dalam proses mengundurkan diri dari keanggotaan DPRD atau parlemen. Jadi itu benar informasinya,” kata anggota Fraksi Gerindra DPRD Kuningan, Deki Zaenal Mutaqien kepada awak media, Rabu (18/8/2021).

Dia mengaku, berniat untuk mengundurkan diri sebagai anggota dewan dengan alasan tertentu. Namun alasan paling signifikan, yakni selama hampir 2 tahun menjabat menjadi anggota dewan merasa kurang optimal dalam memperjuangkan aspirasi rakyat.

“Saya dengan berat hati mengatakan, bahwa saya belum bisa berbuat banyak atas tanggungjawab yang diberikan. Kenapa harus mundur, kenapa saya tidak berupaya untuk bertahan, jujur secara pribadi saya sudah memperhitungkan, saya sudah mempertimbangkan, yang akhirnya mungkin kemarin-kemarin saya memutuskan setelah bersilaturahmi dengan keluarga besar saya, dengan tim saya dan sebagian masyarakat di Dapil saya. Mudah-mudahan ini sebuah keputusan yang baik dan mudah-mudahan keputusan ini membuat saya lebih baik menjalani proses kehidupan ke depan,” ungkapnya.

Meski berencana mundur, Ia menegaskan, tetap akan berada di Partai Gerindra dalam memperjuangkan rakyat melalui ruang yang berbeda. Jadi kesimpulan alasan mundur adalah amanah yang diberikan oleh rakyat, ternyata tidak mudah untuk dilaksanakan.

“Itu amanah yang saya emban tidak gampang ya, sepertinya itu seolah-olah menjadi beban yang harus saya pikul. Meskipun kalau kita mencoba misalnya berfilosofi, itu bukan beban tapi kewajiban kita sebagai warga negara yang baik untuk mempertahankan dan memperjuangkan nilai-nilai kerakyatan, supaya masyarakat kita di Kabupaten Kuningan sampai pada titik kesejahteraan atau terwujudnya sebuah tatanan yang baik di masyarakat,” bebernya.

Menurutnya, hasil keputusan untuk mundur dari jabatan anggota legislatif membutuhkan waktu cukup lama dan pertimbangan yang matang.

“Keputusan ini tidak mudah ya, saya akui tidak mudah mengambil keputusan ini. Perlu sebuah pertimbangan dan ketulusan, meski jujur saya pribadi merasa berat, bukan soal saya harus keluar dari Anggota DPRD, tapi tanggungjawab moral saya terhadap rakyat yang membuat saya merasa dan berharap, mudah-mudahan ada orang-orang yang lebih baik dari saya, untuk bisa mewakili memperjuangkan secara formal di lembaga yang diakui oleh pemerintah,” tutupnya dengan mata berkaca-kaca.(*)

indramayujeh

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

762ba2bf06f1b06afe05db59024a6990

Recent News