Next Post
bjb Amazing SurePrize Media Online_Media Online 970x90px

Bupati Majalengka Malah Khawatir Level PPKM Diturunkan

Bupati Majalengka, Karna Sobahi.
Bupati Majalengka, Karna Sobahi.

MAJALENGKA – Kabupaten Majalengka kini berstatus PPKM level 2 COVID-19 atau turun dari sebelumnya level 3 pada Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali.

Pernyataan itu disampaikan dalam surat Instruksi Mentri Dalam Negri No 35 Tahun 2021 tentang pemberlakuan PPKM Level 4, 3 dan 2 COVID-19 di wilayah Jawa-Bali.

Namun, merespons hal tersebut, Bupati Majalengka, Karna Sobahi, malah merasa khawatir dengan tingkah laku masyarakat yang akan menjadi abai terhadap protokol kesehatan.

“Itu kan hanya fakta-fakta sementara sebenarnya. Apakah kita bisa mempertahankan dari 23 sampai 30 Agustus, pada status Level 2. Kalau nanti terjadi ledakan, mungkin tidak jadi level 2 lagi kita,” ujar Karna, Rabu (25/8/2021).

Menurut Karna, pelabelan status level ini sebenarnya memberikan aba-aba kepada Pemerintah Daerah agar mewaspadai setiap pergerakan masyarakat yang dapat menimbulkan kasus terkonfirmasi.

“Kalau ini mah (PPKM Level 2) hanya mengingatkan saja. Bukan berarti kita harus diam, tetapi kita harus lebih bisa menahan, mengawasi pergerakan rakyat. Karena sumber dari konfirmasi itu kan dari pergerakan rakyat,” kata Karna.

Bupati juga menegaskan, walaupun Majalengka sudah turun menjadi Level 2 pemerintah tidak akan mengijinkan kegiatan masyarakat secara total.

“Kalau levelnya level 1 itu bisa 100 persen kan, kita baru level 2, (mengenai izin kegiatan) antara 50 sampai 75 persen,” terangnya.

Disinggung soal pelaksanaan pembelajaran tatap muka, Karna mengatakan, pihaknya berkoordinasi terlebih dahulu dengan para guru dan kepala sekolah mengenai persiapan pembelajaran tatap muka.

“Kami akan vicon dulu dengan semua guru dan kepala sekolah SD dan SMP di Majalengka, karena mereka ingin memulai belajar tatap muka,” katanya.

“Kalau mereka sudah tahu soal edukasinya kan enak, misal tatap muka tidak boleh lebih dari 2 jam, dan jarak harus diperhatikan. Lalu jaminan mereka ketika terjadi terkonfirmasi di sekolah bagaimana, ini yang paling kita antisipasi,” sambungnya. (*)

indramayujeh

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

762ba2bf06f1b06afe05db59024a6990

Recent News