Next Post
bjb digi 22

Pedagang Hewan Kurban di Kuningan Mulai Marak, Harga Domba Naik 20 Persen

25072019-Hewan Kurban Kuningan Andri (1)

 

KUNINGAN –

Sekitar dua pekan menuju Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriyah/2019, pedagang hewan kurban mulai marak di Kabupaten Kuningan. Harga hewan kurban, khususnya domba mengalami kenaikan dibandingkan Idul Adha tahun lalu. Harga domba per ekornya bervariatif, mulai dari Rp2 juta hingga Rp5 juta.

Kenaikan harga domba saat menghadapi Idul Adha menjadi kebiasaan rutin setiap tahun. Sebab, permintaan hewan ternak khususnya domba makin meningkat untuk dijadikan kurban.

Seorang peternak domba asal Cilimus Kabupaten Kuningan, Tono mengaku, setiap menjelang Idul Adha permintaan domba meningkat dari hari biasanya. Kebutuhan domba yang dibeli untuk berkurban bagi warga muslim.

“Kalau harga naik ya, mungkin sekitar 20% lah. Biasanya saya jual domba itu harga Rp2,5 juta sampai Rp5 juta per ekor, itu juga tergantung dari bobot dan postur domba,” sebutnya, Kamis (25/7/2019).

Dia menilai, kenaikan harga terhadap hewan ternak yang akan dijadikan kurban hampir terjadi setiap tahun. Bahkan kenaikan itu dianggap wajar, sebab permintaan kebutuhan domba juga bertambah.

“Jadi kalau yang sudah tau rumah saya, biasanya mereka yang beli langsung kesini. Karena bisa pilih-pilih, kan banyak jadi bisa lebih puas kalau memilih sendiri,” katanya.

Selain itu, Ia terkadang membawa domba yang akan diperjual-belikan ke pasar hewan terdekat. Kini domba yang dimiliki sebanyak 50 ekor, namun separuhnya sudah dipesan orang.

“Kalau jumlahnya saya ada 50 ekor, tapi memang setengahnya sudah ada yang pesan. Kalau misal disini habis dibeli, baru saya ambil lagi ke peternak lain,” katanya.

Dia meyakinkan, jika domba yang dimiliki tidak akan membuat kecewa pembeli. Apalagi untuk dijadikan hewan kurban, karena setiap hari mendapatkan perawatan yang baik dengan kondisi hewan sehat.

“Mereka yang beli menitipkan dulu disini, baru saat mau disembelih diambil. Insyaallah kami menjamin domba yang sudah dibeli tetap diurus dan dijaga makanannya, agar tetap sehat sampai diambil pada hari Lebaran,” terangnya.

Setiap pembeli yang datang kerumah, Ia mengaku, boleh hanya dengan uang muka terlebih dahulu. Tapi tak jarang pula yang langsung melunasi dengan harga kesepakatan. (Andri)

 

 

indramayujeh

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

762ba2bf06f1b06afe05db59024a6990

Recent News