Next Post
bjb Amazing SurePrize Media Online_Media Online 970x90px

Para Orang Tua Bersiaplah, Kabupaten Kuningan Segera Buka PPDB Online

sekolah

Pelaksanaan penerimaan siswa baru di Kabupaten Kuningan dilakukan dengan dua cara, yaitu online dan offline. Foto: Andre Adryn/IJnews

KUNINGAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan bakal menerapkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online, khususnya di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Ini sebagai salah satu cara pemerintah daerah untuk menghindari kerumunan saat pendaftaran siswa baru di tahun ajaran 2021/2022. Penerimaan PPDB online yang merujuk Permendikbud No 1 Tahun 2021 itu akan diawali dengan sosialisasi kepada satuan pendidikan di Kabupaten Kuningan.

Kabid SMP Disdikbud Kuningan, Abidin dalam keterangan tertulisnya, Senin (24/5/2021), menuturkan, pelaksanaan PPDB online yang diterapkan tak jauh berbeda dari pengalaman tahun sebelumnya. Adapun pelaksanaan PPDB online merujuk pada Pergub No 29 Tahun 2021 yang berdasarkan Permendikbud No 1 Tahun 2021.

“Kami berikan kemudahan dalam proses penerimaan peserta didik baru di tahun sekarang. Hal ini juga penting, bahwa PPDB online ini menjadi jawaban untuk menghindari kerumunan,” ucapnya.

Abidin menyebutkan, pada pelaksanaan penerimaan siswa baru memang dapat dilakukan dengan 2 cara yakni online dan offline. Apabila mendaftar secara offline, siswa bisa mendatangi langsung sekolah yang dituju.

“Namun kita harapkan mereka tidak secara berbondong-bondong mendatangi sekolah saat pendaftaran. Karena itu, kita beri kemudahan pendaftaran secara online agar menghindari kerumunan,” tandasnya.

Hanya pihaknya juga tidak memaksakan, bagi masyarakat yang berada di wilayah blank spot atau susah sinyal untuk mendaftar secara online. Karena itu, pendaftaran dapat dilakukan secara offline dengan mandatangi langsung sekolah.

“Kami selalu berupaya untuk dapat memenuhi layanan pendidikan, kami juga melakukan kerja sama dengan pihak Telkom untuk membantu daerah-daerah yang blank spot. Berdasarkan informasi masih ada beberapa desa masih blank spot, tapi sekarang sudah langkah dan upaya untuk mengembangkan jaringan koneksinya dengan pihak Telkom,” ungkapnya.

Terkait jumlah total SMP, Abidin menyebutkan, ada sebanyak 71 SMP Negeri, 29 SMP Swasta, 4 SMP Terbuka dan 4 SMP bangunan satu atap. Dari total jumlah sekolah yang ada, telah meluluskan kurang lebih sebanyak 39.000 siswa di tahun ini. (Andre Adryn/IJnews)

indramayujeh

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

762ba2bf06f1b06afe05db59024a6990

Recent News