Next Post
bjb Amazing SurePrize Media Online_Media Online 970x90px

Anggota DPR Minta Emak-emak di Indramayu Sosialisasikan Empat Pilar

PKK

Anggota DPR menghadikan para ibu yang tergabung dalam PKK Kabupaten Indramayu dalam sosialisasi empat pilar kebangsaan tentang Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Foto: Tedy/IJnews

 

INDRAMAYU – Anggota DPR, Ono Surono, mengajak para ibu alias emak-emak menyosialisasikan empat pilar kebangsaan tentang Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Ajakan itu disampaikan saat menyosialisasikan Empat Pilar di Hotel Wiwi Perkasa II, Jalan DI Panjaitan, Kabupaten indramayu.

Ono Surono menjelaskan, rangkaian kegiatan ini dititikberatkan pada Pancasila harus menjadi ideologi yang mem-booming serta ideologi pekerja. Terkait Indramayu khususnya, masih banyak problem di bidang pendidikan, kesehatan, dan peran ibu-ibu juga turut serta membantu program pemerintah di bidang ekonomi, kesehatan, dan pendidikan dengan baik.

Ono menambahkan, kehadiran emak-emak ini diharapkan bisa menjadi relawan atau kader yang bisa mewujudkan Indramayu bermartabat. Para emak harus lebih peduli terhadap keluarga dan lingkungannya.

“Karena bicara angka stunting, diperlukan ibu-ibu, bicara pendidikan juga (perlu) peran ibu-ibu juga. Karena itu wujud menjalankan Pancasila,” katanya.

Sementara itu, Ketua PKK Kabupaten Indramayu, Setyowati Anggraini Saputro, mengutarakan, ini merupakan suatu yang baru lantaran pengurus PKK dilibatkan dalam hal-hal tertentu. “Seperti yang kita lihat, hadir dalam sosialisasi ini dari kaum ibu-ibu dan merupakan salah satu pengurus PKK. Kami berharap, ke depannya dari Dinas-Dinas manapun yang bersinergi dengan Ibu Bupati juga bersinergi dengan tingkatan PKK, karena PKK itu kan luas sekali,” pintanya.

Dia menambahkan, sebelumnya setiap ada kegiatan dari Dinas manapun, PKK hanya sebagai tamu undangan. Sekarang mereka berharap ada pembenahan di mana ketika ada program, dinas mau mengerjakan dengan pengurus PKK secara bersama-sama.

“Misalkan stunting dari Dinas Kesehatan, biasanya kami cuma sebagai tamu undangan, sebagai pelengkap dihadiri PKK. Untuk sekarang ini PKK itu ada dan mau kerja,” katanya tegas. (Tedy/IJnews)

indramayujeh

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

762ba2bf06f1b06afe05db59024a6990

Recent News