Next Post

KPU Indramayu Optimis Parmas Pemilu 2024 Meningkat

KPU

INDRAMAYU,

Ketua KPU Kabupaten Indramayu, Ahmad Toni Fathoni melalui Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM,  Dewi Nuramalasari  mengatakan terhitung tanggal 14 Juni 2022, KPU secara resmi sudah melakukan sosialisasi PKPU Nomor: 3/2022 tentang Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2024.

Terkait hal tersebut, kata dia, pihaknya  sudah melakukan sosialiasai dengan partai politik (Parpol) dan dihadiri Bawaslu.

“Saat sosialisasi itu disampaikan terkait tahapan dan jadwal penyelenggaraan Pemilu 2024, termasuk tahapan-tahapan krusial yang perlu dipersiapkan oleh Parpol, yakni pendaftaran parpol,” kata Dewi di KPU kabupaten setempat, Senin (4/7/2022).

Sosialisasi tersebut sambungnya tidak saja dilakuan terhadap parpol namun terhadap pihak lainya.  Alhamdulillah Pemkab Indramayu mensuport dan akan memfasilitasi sosialisasi PKPU Nomor 3/2022. Sosialisasi tersebut sesuai rencan akan dilaksanakan pada tanggal 7 Juli 2022. 

“Kami sangat apresiasi  terhadap Pemkab Indramayu terutama Bupati Nina Agustina. Beliau telah mengupayakan dan memiliki semangat yang tinggi dalam mensuport suksesnya pelaksanaan Pemilu 2024. Sosialisasi nanti akan melibatkan seluruh stakholder yang ada di Kabupaten Indramayu. Kami akan mengundang Forkopimda, OPD, Camat termasuk para Kuwu meski mengikutinya melalui zoom,” katanya.

Dengan adanya support dari Bupati Indramayu, ia optimis partisipasi masyarakat (Parmas) pada Pemilu 2024 akan meningkat.  

Dewi juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama  mensuksekan pemilu, karena pemilu 2024 cukup kompleks dan menjadi tantangan tersendiri.

“Kami opitmis parmas akan meningkat  jika memang support dan partisipasi semua pihak, seperti yang dilakukan Bupati Indramayu, mendukung, merespon dan menfasilitasi kegiatan sosialisasi. Ini sebuah dedikasi bahwa semua stakeholder di Indramayu mendukung suksesnya pemilu 2024,” kata Dewi.

Ia pun berharap tidak hanya berbicara parmas tetapi semua hal yang berkaitan dengan suksesnya pemilu bisa terwujud, partisipasi meningkat, kondusifitas terjaga.

“Saya berkeyakinan itu menjadi pemikiran semua pihak, karena KPU tidak sendirian tentu harus berkolaborasi dengan semua pihak. Optimis kita semua  mempunyai visi yang sama untuk mensukseskan pemilu,” kata dia lagi.

Menurutnya, mengingat pemilu adalah hajatnya masyarakat maka keterlibatan masyarakat sangat penting bagi legitimasi politik.

Dikatakan, unsur di dalam pemliu adalah ada peserta, ada penyelenggara dan ada pemilih. Artinya, siapapun dia baik sebagai penyelenggara maupun peserta mereka adalah sebagai pemilih.

“Teman-teman parpol, diharapkan bergotong royong memastikan dan tidak hanya fokus bagaimana mendorong kontestanya untuk jadi. Tetapi memsatikam konstintuennya dapat memilih. Artinya, buat apa pertunjukan itu digelar kalau  tanpa adanya dukungan penonton. Karena di dalam pemilu, pemilih bukan hanya penonton tetapi semuanya terlibat aktif untuk menentukan,” pungkas Dewi.

Ia  mengucapkan terima kasih kepada teman-teman media, karena gelaran besar Pemilu 2024 dibutuhkan juga dukungan media sebagai corong demokrasi karena tanpa adanya keterlibatan media untuk menyuarakan, menginformasikan, menyebarluaskan tentunya apa yang disampaikan tidak akan di akses oleh semua pihak.

“Terima kasih untuk teman-teman media yang secara pro aktif mengakses apapun terkait dengan pemilu,” ucapnya. (safaro)

 

 

 

indramayujeh

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

762ba2bf06f1b06afe05db59024a6990

Recent News