Next Post

Fokal Majalengka Gelar Pertemuan Antar Alumni Ponpes

IMG-20180325-WA0020

MAJALENGKA-
Shalat berjamaah memiliki banyak keutamaan bagi umat muslim yang menjalaninya.

Manfaatnya antara lain dapat memperkuat ukhuwah islamiyah, menyambung tali silaturahmi, pahalanya 27 derajat, membentuk pribadi yang baik dan benar, serta selamat hidup dunia dan akhirat.

Persoalan itu mengemuka dalam acara Forum Komunikasi Alumni (Fokal) Pondok Pesantren Kebon Jambu dan Pondok Pesantren Kebon Melati, Desa Babakan, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon wilayah Kabupaten Majalengka, di Masjid Miftahusaa’adah, Desa Paningkiran, Kecamatan Sumberjaya Kabupaten Majalengka,Minggu,(25/3).

Hadir pada kesempatan itu, para dewan pengasuh Pondok Pesantren Kebon Jambu Al-Islamy, Kiyai Hasan Rohmat putra Almagfurlah KH.Muhamad (Akang), Nyai Hj.Awwanilah Amva (isteri dari almagfurlah KH.Asror Muhamad), Nyai Yayah Qibtiyah (putra Almagfurlah KH Muhamad) Kiyai Syafi’i Atsmari (menantu akang), Kiyai Muhyidin, Kang Hamidi dll. Kegiatan itu sendiri diisi dengan tahlil bersama, kajian kitab kuning, tausyiah, bahtsul masail (forum
diskusi suatu masalah), bersilaturrahmi, dan ramah tamah antar alumni dari berbagai generasi.

KH.Maman Qomaruddin pengasuh pondok Pesantren An-Nawawi Kawunggirang Kecamatan/Kabupaten Majalengka, menceritakan kisahnya selama mondok pesantren di Kebon Melati.

“Dulu saat saya mondok sangat dekat dengan akang (KH.Muhamad).Kalau diumpamakan itu sudah satu hati.Sebab,segala sesuatu yang menyangkut akang, baik itu tugas pribadi, mencukur rambut akang, membantu keluarga,dan lain lain, saya selalu murid selalu patuh dan tunduk atas perintahnya,”katanya.

Dijelaskan dia,pesan yang sampai saat ini membekas dan telah menjadi nasiat di pondok pesantren adalah dua perintah dan sembilan larangan. Dua perintah itu, rajin mengaji supaya pinter dan rajin shalat berjamaah supaya menjadi orang benar.

“Rajin mengaji supaya pintar disini mengandung filosofi yang mendalam.Bukan hanya disarankan mengaji kitab, tapi mengaji diri sendiri, mengaji di hal-hal di sekeliling itu juga lebih utama,”paparnya. Sedangkan rajin shalat berjamaah,selain membentuk pribadi yang benar, agar kita terhindar dari
kefaqiran (kemiskinan).

“Insha Allah jika kita mengamalkan kedua itu, akan mendapatkan kebahagian dunia dan akherat,”ujar alumni Ponpes Melati tahun 1992 ini.

Dewan pengasuh Pondok Jambu Hj.Awwanilah mengaku, baru pertama kali menghadiri temu alumni yang mayoritas laki-laki.Semangat menghadiri temu alumni sendiri terus digelorakan bukan hanya di Fokal Jambu-Melati, tapi dalam menghadiri alumni pesantrennya dulu.

“Suami saya, semasa hidupnya sangat semangat dalam menghadiri temu alumni.Dan saya berikrar akan mengikuti jejak langkahnya menghadiri semua temu alumni pesantren,”tukasnya.

Dia menambahkan, yang mematahkan semangat dalam hidup ini ada dua hal, yaitu prasangka buruk dan hati yang busuk.Semoga kita terhindar dari kedua sifat itu agar selalu bersemangat dalam menjalani aktivitas kehidupan ini.

Ketua Kordinator Daerah (Korda) Fokal Kabupaten Majalengka KH Muhamad Umar mengatakan,
dalam sebuah kitab diterangkan bahwa keutamaan shalat berjamaah Allah Swt akan memberikan lima hal.Antara lain, tidak pernah terkena kefakiran selamanya, dihapuskan siksa kubur darinya, selamat dari kesusahan pada hari kiamat, diberikan buku catatan amalnya dengan tangan kanan, dan berjalan di atas titian ‘shirat’ secepat kilat yang menyambar.

“Kami juga berharap, agar para alumni tidak hanya curhat masalah kesusahan, tetapi kebahagian juga harus diberita tahu agar menjadi inspirasi bagi alumni lainnya.Termasuk jangan merasa minder atas penghasilan yang kita peroleh saat ini, yang terpenting itu cukup dan berkah,”kata pengasuh Pondok Pesantren Manbaul Huda Desa Cisambeng Kecamatan Palasah Kabupaten Majalengka.(Bakrudin).

indramayujeh

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

762ba2bf06f1b06afe05db59024a6990

Recent News