Next Post
bjb digi 22

Kisah Anak Pedagang Ikan Asin yang Sukses Jadi Wakil Rakyat

abdul rohman

INDRAMAYU –

Kesuksesan tidak bisa digapai dengan cara instan atau cepat. Butuh perjuangan dan kerja keras untuk bisa meraih cita-cita yang diimpikan. Soal perjuangan dan kerja keras, anggota DPRD Kabupaten Indramayu periode 2019-2024, H.Abdul Rohman sudah mengalaminya sejak usia remaja.

Pria kelahiran Desa Tugu, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, setelah menamatkan pendidikan SMA di Indramayu , ia pun mencoba peruntungannya di Jakarta sebagai buruh pabrik. Lika-liku hidup sebagai buruh pabrik pun dijalani baik pahit maupun manisnya.

Meski mendapatkan upah kecil, namun ia tetap mencoba bisa bertahan hidup di kota besar. Peruntungannya di Jakarta seperti belum berpihak kepadanya. Ia terpaksa pulang ke kampung halamannya di Desa Tugu, Kecamatan Sliyeg karena perusahaan tempat bekerjanya mengalami kebangkrutan. Ia bersama rekan pekerja lainnya pun terpaksa berhenti bekerja.

Namun, didikan disiplin dari kedua orangtuanya membuat ia berusaha bangkit dan menjalani peruntungan baru di kampung halamannya.

“Saya terlahir dari anak pedagang ikan asin. Berlatar belakang orang yang tidak mampu. Jadi saya harus semangat untuk bisa merubah nasib menjadi lebih baik,” kata Abdul Rohman, kepada IJ news, Jumat (30/8).

Ia pun mencoba menggeluti usaha jasa konstruksi usai “menganggur” dari Jakarta. Geliat usahanya mulai terlihat dan mampu eksis. Pada tahun 2014, ia mencoba “jalan” di dunia politik. Abdul Rohman maju sebagai caleg PDIP DPRD Kabupaten Indramayu di daerah pemilihan III yang meliputi kecamatan Sliyeg, Jatibarang, Kertasemaya, Sukagumiwang, Widasari,Tukdana dan Bangodua.

Sebagai pendatang baru, ia sukses melenggang ke gedung DPRD Kabupaten Indramayu dan menjadi anggota DPRD Kabupaten Indramayu periode 2014-2019. Setelah lima tahun menjabat anggota DPRD Kabupaten Indramayu dan menjadi petahana, tidak membuat Abdul Rohman bertambah yakin untuk mencalonkan kembali untuk yang kedua kalinya dalam pileg 2019 lalu.

“Awalnya saya tidak yakin. Saya pengen mundur saja. karena kompetisi politik dalam pileg 2019 akan semakin ketat,” kata dia. Namun, dukungan dari arus bawah kader PDIP serta keluarga yang membuatnya yakin untuk berkompetisi lagi dalam pileg 2019.

Pada pemilu 2019 lalu mendapatkan 7.080 suara di wilayah dapil III Indramayu dan menjadi caleg dengan suara terbanyak dari seluruh Caleg PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu.

 

“Saya bersama keluarga menghaturkan terima kasih kepada semua yang telah mendukung. Ini merupakan amanah. Insya Allah bisa mengaktualisasikan peran sebagai anggota DPRD yaitu fungsi legislatif, fungsi pengawasan dan fungsi anggaran, serta mempunyai keberpihakan terhadap rakyat,” jelasnya. (IJnews)

indramayujeh

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

762ba2bf06f1b06afe05db59024a6990

Recent News