Next Post

Serikat Pekerja Sambut Alih Kelola Blok Mahakam

INDRAMAYU –
Pengambil alihan pengelolaan migas di blok mahakam Kalimantan Timur dari perusahaan migas asal Prancis Total EP ke PT.Pertamina pada 1 Januari 218 mendatang, disambut gembira oleh sejumlah serikat pekerja di Indonesia.

Serikat Pekerja Pertamina Balongan Bersatu (SPPBB) berharap alih kelola blok mahakam oleh PT Pertamina, bisa meningkatkan produksi migas dalam negeri.

“Pengelolaan blok mahakam menjadi perjuangan sejumlah elemen termasuk SPPBB.Setelah diambil alih PT Pertamina, kami yakin produksi dalam negeri jauh meningkat jumlahnya,”kata Ketua SPPBB Tri Wahyudi SE,saat dihubungi via ponsel Minggu (24/12).

Sementara itu,Ketua Komunitas Relawan Independen (KRI) Supardi menambahkan,pengambilalihan blok mahakam sebagai kado terbesar di awal tahun 2018.”Ini merupakan kemenangan bangsa Indonesia.Kita yakin,putra-putri terbaik bangsa yang ada di PT Pertamina mampu mengelola blok mahakam dengan baik,”kata dia

Seperti di ketahui sebelumnya kurang lebih 40 tahun,Blok Mahakam di kelola oleh perusahaan migas asing.

Blok Mahakam ditemukan Total EP Perancis di pertengahan tahun 1960-an. Kontrak dengan Pemerintah Indonesia kemudian ditandatangani 6 Oktober 1966.

Kontrak pertama ini berdurasi 30 tahun, dari 31 Maret 1967 sampai 30 Maret 1997, yang kebetulan hampir sepanjang masa Soeharto berkuasa.

Lima tahun sebelum kontrak pertama berakhir disepakati untuk perpanjangan kontrak sistem bagi hasil selama 20 tahun berikutnya.

Selama masa operasinya di Blok Mahakam tersebut, Total Indonesia yang setengah sahamnya juga dimiliki Inpex (Jepang) sudah mengeluarkan dari perut bumi 19,7 triliun kaki kubik
gas dan 1,1 triliun barrel minyak, dimulai dari Lapangan Bekapai yang awal berproduksi tahun 1974.

Produksi migas dari Blok Mahakam itu juga menyumbang terbesar migas dari Kalimantan Timur, bersama kontraktor kerjasama bagi hasil lainnya seperti Chevron, Vico, Mubadala, Eni, memberikan hingga 24 persen jumlah keseluruhan produksi migas Indonesia, dan 13 persen minyak.
Dalam setahun, Total Indonesia menyetor sampai USD5 juta dana Bagi Hasil migas dari Blok Mahakam.(tomi indra)

indramayujeh

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

762ba2bf06f1b06afe05db59024a6990

Recent News