Next Post

Vaksinasi di Kabupaten Kuningan Sasar Pekerja Informal, dari Kusir Delman hingga Ojol Ikut Divaksin

Seorang driver ojek online (ojol) menjalani program vaksinasi di GOR Ewangga, Kabupaten Kuningan, Rabu (11/8/2021). (Indramayujeh)
Seorang driver ojek online (ojol) menjalani program vaksinasi di GOR Ewangga, Kabupaten Kuningan, Rabu (11/8/2021). (Indramayujeh)

KUNINGAN – Program vaksinasi massal kini menyasar sejumlah komunitas pekerja informal seperti kusir delman, sopir angkot hingga pengemudi ojek online (ojol).

Pemerintah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menyiapkan 1.000 dosis vaksin AstraZeneca dalam pelaksanaan vaksinasi Corona di GOR Ewangga Kuningan, Rabu (11/8/2021).

“Alhamdulilah respon dari masyarakat bagus, kita bagi 2 titik untuk yang di GOR Ewangga ini khusus komunitas dari ojol, kusir delman, PLN, supir angkot dan ada beberapa dari masyarakat. Sedangkan untuk yang di Pendopo khusus masayarakat umum, kita targetkan di GOR Ewangga 1.000 vaksin dan di Pendopo juga 1.000 vaksin,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kuningan, Susi Lusiyanti.

Pihaknya mengaku, akan mengadakan kembali vaksinasi Corona di 3 kecamatan pada esok hari tanggal 12 Agustus 2021. Rencananya vaksinasi akan dilakukan di Cidahu, Cibeureum dan Cibingbin.

“Kegiatan ini sudah dilaporkan ke provinsi ke Pak Gubernur. Kegiatan Gerebek Desa ini diapresiasi oleh provinsi, maka dari itu untuk hari Jumat akan ada tim khusus kesehatan dari Dinas Provinsi untuk meliput dan melihat vaksinasi Gerebek Desa di Kelurahan Cigugur, Sukamulya dan Ciawigebang,” sebutnya.

Bahkan, pada akhir pekan ini, pihaknya akan melakukan vaksinasi khusus bagi kalangan disabilitas. Ada sebanyak 6.00 orang yang bakal menjalani vaksinasi di SLBN Taruna Mandiri Cilimus, Kabupaten Kuningan.

Sementara Bupati Kuningan, Acep Purnama berharap, vaksinasi massal yang dilakukan dapat mewujudkan herd immunity di kalangan masyarakat. Semoga target vaksinasi dapat segera tercapai melalui program vaksinasi Gerebek Desa, Gerebek Kelurahan dan Gerebek Komunitas.

“Mudah-mudahan setelah tercapainya 75 persen masyarakat sudah vaksin, InsyaAllah kita akan kembali ke kehidupan yang normal,” ujarnya.

Pihaknya menekankan, agar program vaksinasi massal ini segera dituntaskan, sehingga semua masyarakat perdesaan dapat dengan cepat disuntik vaksin.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan kepada Gubernur Provinsi Jawa Barat, dimana vaksin yang kami terima insya Allah satu minggu akan kita habiskan,” tutupnya.(*)

indramayujeh

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

762ba2bf06f1b06afe05db59024a6990

Recent News