Next Post
WhatsApp Image 2021-07-28 at 07.44.02

Bosan karena tak Ada Sekolah Tatap Muka, 2 Kelompok Pelajar di Kota Cirebon Terlibat Tawuran

Personel Polres Cirebon Kota mengamankan pelaku tawuran antar pelajar. (Indramayujeh)
Personel Polres Cirebon Kota mengamankan pelaku tawuran antar pelajar. (Indramayujeh)

CIREBON – Petugas Polsek Kesambi, Polres Cirebon Kota, mengamankan 2 orang pelajar dari SMK Mundu dan SMK 2 Kota Cirebon yang terlibat aksi tawuran. Kedua kelompok pelajar SMK ini sebelumnya menyepakati Jalan Pemuda, Kota Cirebon, sebagai lokasi tawuran.

Beruntung petugas dari Polsek Kesambi Polres Cirebon Kota berhasil membubarkan aksi tak terpuji tersebut. Jika tidak, tawuran berpotensi menimbulkan korban jiwa dan mengganggu lalu lintas di sekitar jalur pantura Cirebon.

Setelah dibubarkan, petugas mengamankan 2 orang pelaku tawuran. Yang mengejutkan sekaligus mengherankan dan miris adalah pengakuan kedua pelajar tersebut saat ditanya petugas.

Keduanya mengaku aksi tersebut dilakukan untuk mengisi waktu luang karena tidak ada pelajaran sekolah. Sementara pelaku lainnya, demi keluar rumah dan mengelabui orang tua, ia mengaku akan menghadiri acara ulang tahun temannya di Kota Cirebon.

“Setelah kita mintai keterangan, alasannya ada acara ulang tahun. Tapi, mereka tawuran di sekitar terusan Jalan Pemuda,” kata Kapolsek Kesambi Polres Cirebon Kota Iptu Sudarsono, Selasa (3/8/2021).

Ia mengaku, selama Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) diberlakukan aksi tawuran kerap terjadi di sekitar Mako Polsek Kesambi, bahkan ia sampai hafal betul sekolah mana saja yang terlibat.

“Karena tidak ada jam pelajaran di sekolah. Alasannya macam-macam, ada acara ulang tahun, belajar kelompok, dan lainnya tapi tetap saja mereka tawuran di sekitar Polsek,” imbuhnya.

Ia menyatakan, geram terhadap aksi pelajar yang tidak patut dicontoh tersebut terlebih saat ini pemerintah tengah berupaya menurunkan angka kasus COVID-19 dengan cara PPKM. Sementara, 2 orang pelaku yang diamankan tidak dilakukan penahanan dan hanya diberikan sanksi disiplin serta didata.

“Tidak habis pikir, pemerintah sedang sibuk PPKM sementara mereka masih saja ada yang tawuran. Tawuran tidak mencerminkan tindakan seorang pelajar, untuk 2 orang yang diamankan hanya dikenakan sanksi disiplin saja lalu kita kembalikan kepada orang tuanya,” pungkasnya. (*)

indramayujeh

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

762ba2bf06f1b06afe05db59024a6990

Recent News