Next Post
bjb digi 22

Harga Cabai Rawit Terus Meroket, di Kuningan Tembus Rp70 Ribu/Kg

05072019-Pantauan Pasar Harga Cabai Kuningan Andri (1)

 

KUNINGAN –

Minimnya pasokan dan hasil panen yang tak maksimal karena serangan hama membuat harga cabai di sejumlah wilayah, termasuk di Kabupaten Kuningan, terus meroket. Bahkan khusus jenis cabai rawit di tingkat pengecer harganya bisa mencapai Rp70.000/kg.

Sejak beberapa pekan terakhir ini, memang harga sayur jenis cabai masih tinggi akibat kemarau di daerah penghasil bumbu dapur tersebut. Alhasil, tingginya harga cabai membuat pedagang di pasar tradisional kelimpungan.

“Ya kita serba bingung, harga cabai dari sana kan udah mahal. Mau dijual lebih murah gak mungkin, kita rugi,” kata penjual sayuran di Pasar Kepuh Kuningan, Kurnia, Jumat (5/7/2019).

Dia menduga, musim kemarau yang masih terjadi di daerah penghasil cabai menjadi salah satu penyebabnya. Sehingga, pemasok cabai mematok harga tinggi karena lahan petani cabai gagal panen.

“Mungkin ya faktor kemarau, katanya banyak petani cabai gagal panen. Sekarang saya jual Rp70 ribu per kilo, itu cabai rawit, kalau cabai merah Rp65 ribu per kilo,” sebutnya.

Walaupun mematok harga tinggi lanjutnya, setiap pembeli yang datang hanya membeli secukupnya saja. Sebab tidak semua membeli dengan jumlah satu kilogram cabai.

“Ada juga yang beli cuma Rp20 ribu atau Rp40 ribu, ya tergantung kebutuhan orangnya. Karena harganya juga tinggi, jadi banyak yang beli secukupnya saja,” imbuhnya.

Sementara pemantau harga Disperindag Kuningan, Arisman membenarkan, jika harga cabai rawit kini melebihi harga cabai merah. Bahkan di tingkat pengecer, harga cabai rawit lebih tinggi dari data harga Disperindag Kuningan.

“Kalau kita kan data harganya memang mengambil paling rendah, mungkin saja di pengecer lebih tinggi. Saat ini harga cabai rawit Rp65 ribu per kilo, naik dari beberapa hari sebelumnya hanya Rp55 ribu per kilo,” sebutnya.

Justru kenaikan cabai rawit itu kata Arisman, melampaui harga cabai merah yang kini Rp60.000/kg. Kenaikan terjadi akibat banyak petani gagal panen cabai.

“Tapi untuk komoditi sayuran lain seperti bawang merah, bawang putih, kol, kentang, dan wortel kondisinya masih stabil. Sama halnya dengan daging ayam, sapi, dan telur sudah kembali normal, setelah sempat naik pada musim Lebaran kemarin,” tutupnya. (Andri)

indramayujeh

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

762ba2bf06f1b06afe05db59024a6990

Recent News