Next Post
bjb Amazing SurePrize Media Online_Media Online 970x90px

Pembenahan Ruang Publik dan Perkantoran di Majalengka Habiskan APBD hingga Rp 10 Miliar

20210827_Kantor Pemkab Majalengka

MAJALENGKA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka saat ini tengah mempercantik sejumlah ruang publik dan kantor pemerintahan. Setidaknya ada 10 titik pembenahan yang dilakukan pemerintah di masa pandemi ini.

Kepala Bidang (Kabid) Tata Bangunan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Majalengka, Mamat Surahmat mengatakan, kucuran dana untuk pembenahan fisik itu membutuhkan Rp 10 miliar yang sepenuhnya bersumber dari APBD.

Untuk ruang publik, pembenahan dilakukan di sekitar Bundaran Munjul. Pembenahan pertama dilakukan di bagian selatan Bunderan, berupa proyek pembangunan taman sejarah. Untuk proyek tersebut, dibutuhkan anggaran dengan pagu sebesar Rp 3,5 miliar.

“Untuk pembenahan Taman Raharja sebesar Rp 1 miliar. Taman sejarah dalam bentuk relief, bercerita tentang sejarah Majalengka. Yang Taman Raharja itu penataan sisi dalamnya, seperti jogging track. Sifatnya melanjutkan pembangunan,” kata Mamat, Jumat (27/8/2021).

Selain pembenahan ruang publik, setidaknya ada sembilan titik kantor yang dipercantik dalam proyek itu.

9 titik itu yakni, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3), Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas PUTR, Badan kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), eks kantor Kesbangpol, Disdik, DPRD, Disparbud dan lingkungan Setda.

“Di kantor-kantor pemerintahan itu, nanti di bagian pagarnya ada konsep terakota. Yang sudah akan mulai itu di Dinas Pertanian, Dinas Perijinan, di sini (PUTR), BKPSDM, eks kantor Kesbangpol, Disdik, Dewan, dan Setda,” jelas dia

“Untuk Dinas-dinas itu anggarannya Rp 4,1 miliar. Adapun untuk pagar Setda Pendopo Rp 1,2 miliar,” lanjut Mamat.

Disinggung alasan proyek itu berlangsung di tengah masa pandemi, Mamat menegaskan, recana tersebut sudah disusun tahun lalu. Namun, karena ada beberapa proses yang harus dilalui maka pembangunannya baru bisa dilaksanakan tahun ini.

“Perencanaan dari tahun kemarin. Jadi untuk yang sekarang kan rencananya tahun 2020. Pekerjaaan itu tidak dadakan sifatnya. Kan ada proses-proses yang harus dilalui, pengadaan, lelang, jadi baru bisa dilakukan sekarang. Itu juga kan bisa membantu masyarakat dari segi ekonomi, bagi mereka yang bekerja dalam proyek itu,” jelas dia.(*)

indramayujeh

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

762ba2bf06f1b06afe05db59024a6990

Recent News