Next Post

Permintaan Rendah, Harga Ikan Asin di Indramayu Turun

Ikan Asin Apriyanto

 

INDRAMAYU –

Pengusaha olahan ikan asin di Kabupaten Indramayu mengeluhkan turunnya tingkat penjualan dalam satu bulan terakhir. Penjualan ikan asin, belakangan kalah bersaing dari komiditas lainnya, seperti ikan basah dan ayam.

“Saat ini ikan asin sedang tidak dilirik masyarakat,” ungkap Junedi, salah satu pengolah ikan asin di Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Kamis (28/3/2019).

Akibat rendahnya permintaan, juga berdampak terhadap harga jual ikan asin. Sebagai perbandingan pada Februari lalu, harga jual harga ikan asin tergolong normal dan cukup stabil yakni Rp38.000/kg sampai Rp40.000/kg.

Tapi kini, selama bulan Maret, kata Junaedi, harganya menurun hingga Rp30.000/kg sampai Rp33.000/kg. “Bahkan sampai ada yang harga jualnya Rp29.000 per kilo,” ketusnya.

Selain faktor turunnya permintaan, Junaedi, juga menuding anjloknya tingkat penjualan dan harga ikan asin dikarenakan komiditasnya kalah dari ikan basah maupun ayam yang banyak diburu di momen politik seperti sekarang. Seperti untuk kegiatan partai politik maupun para calon legislatif yang menggelar kegiatan seremonial.

“Selain karena faktor cuaca di musim hujan dan hari-hari besar, momen politik juga memengaruhi harga ikan. Buktinya saat Pilwu kemarin, harga jual ikan asin turun,” terang Junedi.

Salah satu pedagang ayam di Pasar Tradisional Indramayu, Romlah, mengakui harga ayam potong stabil di kisaran Rp33.000/kg. “Yang dipesan ayam yang masih utuh untuk dibakar,” katanya. (Fis)

indramayujeh

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

762ba2bf06f1b06afe05db59024a6990

Recent News