IndramayuJeh
IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh IndramayuJeh

Kapolresta Cirebon Kombes Pol M Syahduddi saat menjelaskan pengungkapan kasus pengeroyokan yang berujung kematian pelajar SMA asal Brebes. Foto: Soedirman Wamad/IJnews

CIREBON – Sat Reskrim Polresta Cirebon meringkus lima pelaku pengeroyokan hingga tewas terhadap Ikya, 17 tahun. Korban menghembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol M Syahduddi, mengungkapkan, pengeroyokan terhadap korban terjadi pada 9 Mei lalu, tepatnya masih di bulan Ramadan lalu. Ikya merupakan pelajar SMA asal Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, daerah perbatasan antara Cirebon dan Brebes.

Saat itu, korban hendak menyaksikan rombongan obrog atau orang yang membangunkan sahur di wilayah Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon. “Korban bersama temannya ingin menyaksikan obrog-obrog. Namun saat di tengah perjalanan dihadang rombongan pelaku. Korban langsung dikeroyok oleh rombongan pelaku,” beber Syahduddi, Selasa (25/5/2021).

Korban luka serius di bagian kepala. Sempat dibawa ke puskesmas, Ikya, dirujuk ke rumah sakit. Sehari setelah pengeroyokan, pada 10 Mei lalu korban meninggal di rumah sakit.

Syahduddi, mengatakan, korban diduga dikeroyok sekitar 20 orang. “Lima di antaranya ditetapkan sebagai tersangka. Mereka terlibat langsung penganiayaan pelaku yang menyebabkan korban meninggal,” ujarnya.

Kelima pelaku masing-masing adalah TWD, RM, YWS, IFS, dan F. Mereka merupakan warga Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon.

“Dugaan sementara pengeroyokan terjadi akibat salah paham antara tersangka dengan korban,” kata Syahduddi.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 170 juncto pasal 135 KUHPidana tentang pengeroyokan dan atau penganiayaan, ancaman hukumannya lima tahun penjara. (Soedirman Wamad/IJnews)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

        
indramayujeh.com Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.